Kedua pakai starone, ketika pakai CDMA indosat ini rasanya lumayan koneksi walaupun mesti sabar tapi stabil di 10 an kbps. Sayang ternyata starone sedikit curang. Semisal saya download file sebesar 100 mb an dan direct link pada waktu tertentu akan di disconect sendiri oleh provider. Hmmm...semoga Indosat mendapat balasan yang setimpal(hehehehe). Trus pakai fren, luar biasa sekali buka google lambatnyaa....Entah knpa mungkin juga sinyal ditempat saya sendiri kurang support sinyal fren. Nah terakhir dari flexi, produk dari telkom ini sempat saya ragukan berhubung sudah kecewa sama yang namanya telkomsel. Telkomsel terlalu curang buat pengguna,saya merasa jadi kacung memakai layanan ini(hehehe...). Pakai flexi juga sama seperti starone tapi setidaknya flexi gak mendisconect sendiri. (beda sama telkomsel). Tapi sayangnya kecepatan maksimal cuma 15 kbps-an.
Ide dan dari ide ini mulailah saya berkreasi mencoba dengan antena modem induksi, tapi samasekali gagal gak da ngaruh samasekali. Akhirnya saya menemukan ide kalau semua modem sebenarnya punya slot antena didalamnya. Cuma ada slot antena yang dikeluarin dan ada yang enggak. Nah mulai lah saya oprek modem saya, modem seharga 170 rb itu saya bongkar padahal baru dipakai 2 bulanan. Ketika dibongkar jadi seperti ini neh :
Kemudian saya menentukan letak lubang slot antenna nya, panaskan solder lalu lubangilah pas pada slot antenna yang bentuknya seperti lubang kecil tersebut. Pas setelah dilubangi kemudian tutup kembali cover depan untuk mengetahui seberapa pas lubang yang kamu buat. Oke jika udah pas segera pasang kembali bautnya. Dan relakan juga stiker garansi nya..hehehehehe

Naah Jika sudah selesai saatnya menghubungkan slot antena yang kita buat dengan modem. Modem bisa memakai tipe apa aja, yang omni, yang hyagi pun bisa asal sesuaikan dengan frekuensi dimana kartu dan modemmu berjalan. Semisalnya di 800 mhz maka belilah antenna yang 800 mhz. Eh tunggu dulu,sebelum beli antenna jangan lupa beli yang namanya pigtail antena namanya : Pigtail FME to BNC connector. 'Mahkluknya' kayak gene neh harganya sekitar 75 rebu:
Okeh terakhir menghubungkannya ke antena, banyak tutorial untuk membuat antena di google salah satunya di oprekzone. Sementara itu jadi saya menggunakan antena omni magnetic (sistem kerjanya menggunakan kumparan). Alasan mengapa menggunakan antena omni karena antena omni mampu bekerja pada rentangan band tertentu(kumparan) sehingga panjang gelombang dari sekian mhz sampai rentang tertentu mampu ditangkap. Sedangkan hyagi sifatnya terpusat mengumpulkan sinyal pada 1 band semisalnya 800mhz maka cuma 800mhz yang mampu diterima. Si antena omni bendanya kayak gene :
Nah setelah dipasang, saya taruh antenna modemnya di luar kamar jendela kayak gambar diatas tuh.
Dan hasilnya benar - benar memuaskan, kini flexi saya keceptannya stabil 25-an kbps an. Dengan jarak BTS sekitar 8 km an dari rumah. Dan tentunya sinyalnya benar - benar stabil, dan capture gambar ini tidak bohong sengaja saya capture setelah pemakaian 174 jam atau dihitung dalam jumlah hari sekitar 8 hari-an.
Okeh ini hasil capture hasil dari saya :


Nah liat sudah sampai 6 GB an lebih saya mendowload file, kalah jauh dibandingkan usage policy si B***rie conectivity....
Ni noPe flexi saya :

Oyaa, NOte aja ya kalau membuat lubang slot antenna bisa diterapkan pada semua modem loh. Cek dulu ada slot antena external gak? kalau gak ada, SIAP aja buat bongkar modem-mu..hehehehe Tapi jangan dilakukan kalau gak punya jiwa opreker...So..All that you do Depend of You...wokeeee...!!!!
Oke sementara sekian dulu kreatifitas kita, jangan ragu tanyakan sesuatu jika mau mencoba proyek ini. Nanti saya lajutkan lagi dengan proyek lain yang MENARIK!!


