View Stats

Andi Komputer

Bukan Hacker

Google Search


  • Web
  • Andi Komputer
  • Yahoo!Massenger

    ANDI KOMPUTER

    Muhammad


    AV Antispam Fight SPAM

    Popular Post


    Wartawan, Penulis, dan Kepahlawanannya


    Menulis merupakan satu aktifitas yang perlu dilatih. Disamping harus mempunyai ide yang bagus, dalam menulis juga diperlukan kebiasaan. Banyak orang yang mempunyai ide bagus tapi, dia kesulitan dalam menuangkaannya lewat tulisan. Maka dari itu, dalam menulis diperlukan perjuangan untuk membiasakannya. Hal ini menjadi semacam belenggu yang menghalangi seseorang untuk segera menulis.
    Salah satu orang yang tidak akan lepas dari dunia tulis menulis adalah wartawan. Wartawan bertujuan untuk mendapat informasi yang berada di daerah lokal, nasional dan internasional. Wartawan bertugas meliput untuk mendapat dan mengasih informasi terhadap publik akan segala sesuatu yang perlu di informasikan. Jasa seorang wartawan sangatlah mulya. Karena kalau tidak ada wartawan maka publik akan kekurangan informasi. Akan kekurangan khazanah keilmuan yang up to date.
    Banyak resiko yang harus ia tanggung. Disamping harus bisa mendapatkan informasi yang menarik dia juga dikejar oleh waktu. Bahkan taruhannya bisa nyawa. Seperti wartawan yang ditugaskan untuk meliput kejadian perang. Maka, sebagai seorang wartawan dia dituntut bisa mendapatkan informasi tentang kejadian itu. Semua itu tidak lain demi mendapat informasi untuk disuguhkan pada publik. Alangkah mulyanya seorang wartawan.
    Orang bisa tahu akan kabar pertempuran antara Palestina dan Israil karena—diantaranya—berkat jasa seorang wartawan, orang tahu akan keadaan negri Jiran (Cina) itu juga karena berkat jasa seorang wartawan, begitu juga akan kabar AS tidak lain karena adanya seorang wartawan juga dan lain sebagainya.
    Seperti halnya wartawan, juga seorang penulis. Penulis yang produktif, maka dia akan tetap menulis dalam kondisi apapun. Mulai dari kondisi luang sampai dalam kondisi terpurukpun. Dengan menulis, maka apa-apa yang ada pada diri penulis tidak akan pernah hilang. Ada ungkapan pribahasa latin, ”Verba valent, scripta manent.” Artinya, ucapan bisa hilang atau terlupakan, tetapi tulisan akan tetap abadi. Ungkapan tersebut mengafirmasi bahwa ide, pemikiran, ataupun kritik yang dituangkan dalam tulisan tetap abadi.
    Meskipun demikian, penulis juga dituntut bisa mempertanggung jawabkan apa yang telah dia tulis. Dia harus bisa memerima segala sesuatu yang bisa masuk padanya, mulai dari saran sampai kritik yang mana hal itu pasti ada.
    Dalam dunia sastra, Indonesia pernah mempunyai seorang sastrawan besar, yakni Pramoedya Ananta Toer. Pram––begitu biasa dipanggil––dikenal sebagai sastrawan yang konsisten menulis dalam segala kondisi, bahkan dalam kondisi terburuk sekalipun.
    Idealisme sebagai seorang sastrawan dan pejuang sosialis tertanam kuat di benaknya, meski dengan itu dia terpaksa merengkuh segala bahaya. Pada zamannya, dia pernah dianggap keliru memosisikan koordinat diri pada kuadran sejarah. Karena itu, Pram sempat diberi label ”komunis”. Bahkan, ada pula yang salah kaprah menganggap Pram ateis––tak bertuhan. Untuk itu, dia menelan risiko hidup dengan menyusuri lorong sepi nestapa––tercerabut dari keluarga, masyarakat, dan terutama lingkungannya.
    Apa yang dia lakukan untuk melawan sepi tersebut? Jawabannya hanya satu: dia tetap menulis! Noertika memaparkan, dalam kesendiriannya, Pram mendendangkan nyanyi sunyi––solilokui––melalui lembar-lembar roman sejarah yang menjadi kegemaran sekaligus spesialisasinya. Dia mengumpulkan ingatan yang terserak, dipadukan dengan bakat dan kemampuan menulisnya yang luar biasa untuk melawan tirani, yang memaksanya terjebak dalam kesendirian.
    Perlawanan Pram adalah tulisan. Ya, dia melawan dengan menulis. Pram menempatkan hidupnya yang soliter di tengah riuh arus perubahan masyarakat yang sebagian besar menentangnya dengan menulis. Dia sadar, hanya dengan menulis dia bisa menjumpai orang-orang yang punya pendirian sama dengannya, bahkan nun jauh di zaman yang tak terbayangkan olehnya. Selepas masa terungku yang panjang dan diuntungkan oleh badai perubahan yang mereformasi arus sebelumnya, masyarakat kemudian menghargainya karena buah karya novel-novelnya yang dahsyat.
    Dan masih banyak lagi penulis yang senasib seperti Pram. Seperti Sayyid Sabiq yang sempat dipenjarakan. Tapi, meskipun dia berada dalam jeruji besi, dia tetap menulis yang konon kitab Fiqhus Sunnah karyanya, yang sampai dua jilid itu beliau menulisnya waktu dalam penjara.
    Maka dari itu, kiranya tidak salah jika seorang wartawan dan penulis dibilang sebagai pahlawan. Pahlawan yang mendatangkan informasi bagi publik dan berani melawan segala bahaya. Baik bahaya dari dalam maupun dari luar.

    Google Friend Connect

    Forum Teknisi Komputer

    Forum

    Free forum hosting Free forum hosting Free forum hosting
    Komunitas Blogger Indonesia
    ANDI KOMPUTER

    Gabung dalam komunitas MBL-OB [ View | Join ]

    Logo Blogger Indonesia
    100 Blog Indonesia Terbaik

    Kaskus Comunnity

    Translate

    Google Translate
    Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese
    English French German Spain Italian Dutch

    Komentar Facebook

    Facebook

    Vote

    Pendapat Kalian Tentang Blog Saya ?

    EBOOK GRATIS

    FREE EBOOK FREE EBOOK

    FreeDownload

    brother news rss

    BrotherSoft Editor's Blog

    Free software download,Over 60000 software free downloads

    update_software shareware freeware adware software downloads

    Softpedia - Windows - All

    Softpedia - Drivers - All

    Softpedia - Games - All

    Xbox.com Dan PC Games Dan Games Dan Release date

    Laptop Software

    We can check your plugins and stuff

    berryindo

    BerryIndo.com

    Info Lowongan Kerja

    jobs @ JobStreet.com

    Keterangan : Barang Yang Sudah Dibeli Tidak Dapat Ditukar Atau Dikembalikan, Sebelum Service Periksa Terdahulu Barang-Barang Dengan Benar Dan Teliti,Apabila Terjadi Sesuatu Yang Tidak Diinginkan YATI KOMPUTER Tidak Bertanggung Jawab.

    Tehniksi Komputer. Diberdayakan oleh Blogger.

    Jasa Pasang Iklan Baris Massal!!!

    Jasa Pasang Iklan Baris Massal!!!

    Jasa Pasang Iklan Baris Massal!!!

    Facebook

    translate

    Select a text on the page and get translation from Google Translate!

    Google Translate Client

    Wartawan, Penulis, dan Kepahlawanannya


    Menulis merupakan satu aktifitas yang perlu dilatih. Disamping harus mempunyai ide yang bagus, dalam menulis juga diperlukan kebiasaan. Banyak orang yang mempunyai ide bagus tapi, dia kesulitan dalam menuangkaannya lewat tulisan. Maka dari itu, dalam menulis diperlukan perjuangan untuk membiasakannya. Hal ini menjadi semacam belenggu yang menghalangi seseorang untuk segera menulis.
    Salah satu orang yang tidak akan lepas dari dunia tulis menulis adalah wartawan. Wartawan bertujuan untuk mendapat informasi yang berada di daerah lokal, nasional dan internasional. Wartawan bertugas meliput untuk mendapat dan mengasih informasi terhadap publik akan segala sesuatu yang perlu di informasikan. Jasa seorang wartawan sangatlah mulya. Karena kalau tidak ada wartawan maka publik akan kekurangan informasi. Akan kekurangan khazanah keilmuan yang up to date.
    Banyak resiko yang harus ia tanggung. Disamping harus bisa mendapatkan informasi yang menarik dia juga dikejar oleh waktu. Bahkan taruhannya bisa nyawa. Seperti wartawan yang ditugaskan untuk meliput kejadian perang. Maka, sebagai seorang wartawan dia dituntut bisa mendapatkan informasi tentang kejadian itu. Semua itu tidak lain demi mendapat informasi untuk disuguhkan pada publik. Alangkah mulyanya seorang wartawan.
    Orang bisa tahu akan kabar pertempuran antara Palestina dan Israil karena—diantaranya—berkat jasa seorang wartawan, orang tahu akan keadaan negri Jiran (Cina) itu juga karena berkat jasa seorang wartawan, begitu juga akan kabar AS tidak lain karena adanya seorang wartawan juga dan lain sebagainya.
    Seperti halnya wartawan, juga seorang penulis. Penulis yang produktif, maka dia akan tetap menulis dalam kondisi apapun. Mulai dari kondisi luang sampai dalam kondisi terpurukpun. Dengan menulis, maka apa-apa yang ada pada diri penulis tidak akan pernah hilang. Ada ungkapan pribahasa latin, ”Verba valent, scripta manent.” Artinya, ucapan bisa hilang atau terlupakan, tetapi tulisan akan tetap abadi. Ungkapan tersebut mengafirmasi bahwa ide, pemikiran, ataupun kritik yang dituangkan dalam tulisan tetap abadi.
    Meskipun demikian, penulis juga dituntut bisa mempertanggung jawabkan apa yang telah dia tulis. Dia harus bisa memerima segala sesuatu yang bisa masuk padanya, mulai dari saran sampai kritik yang mana hal itu pasti ada.
    Dalam dunia sastra, Indonesia pernah mempunyai seorang sastrawan besar, yakni Pramoedya Ananta Toer. Pram––begitu biasa dipanggil––dikenal sebagai sastrawan yang konsisten menulis dalam segala kondisi, bahkan dalam kondisi terburuk sekalipun.
    Idealisme sebagai seorang sastrawan dan pejuang sosialis tertanam kuat di benaknya, meski dengan itu dia terpaksa merengkuh segala bahaya. Pada zamannya, dia pernah dianggap keliru memosisikan koordinat diri pada kuadran sejarah. Karena itu, Pram sempat diberi label ”komunis”. Bahkan, ada pula yang salah kaprah menganggap Pram ateis––tak bertuhan. Untuk itu, dia menelan risiko hidup dengan menyusuri lorong sepi nestapa––tercerabut dari keluarga, masyarakat, dan terutama lingkungannya.
    Apa yang dia lakukan untuk melawan sepi tersebut? Jawabannya hanya satu: dia tetap menulis! Noertika memaparkan, dalam kesendiriannya, Pram mendendangkan nyanyi sunyi––solilokui––melalui lembar-lembar roman sejarah yang menjadi kegemaran sekaligus spesialisasinya. Dia mengumpulkan ingatan yang terserak, dipadukan dengan bakat dan kemampuan menulisnya yang luar biasa untuk melawan tirani, yang memaksanya terjebak dalam kesendirian.
    Perlawanan Pram adalah tulisan. Ya, dia melawan dengan menulis. Pram menempatkan hidupnya yang soliter di tengah riuh arus perubahan masyarakat yang sebagian besar menentangnya dengan menulis. Dia sadar, hanya dengan menulis dia bisa menjumpai orang-orang yang punya pendirian sama dengannya, bahkan nun jauh di zaman yang tak terbayangkan olehnya. Selepas masa terungku yang panjang dan diuntungkan oleh badai perubahan yang mereformasi arus sebelumnya, masyarakat kemudian menghargainya karena buah karya novel-novelnya yang dahsyat.
    Dan masih banyak lagi penulis yang senasib seperti Pram. Seperti Sayyid Sabiq yang sempat dipenjarakan. Tapi, meskipun dia berada dalam jeruji besi, dia tetap menulis yang konon kitab Fiqhus Sunnah karyanya, yang sampai dua jilid itu beliau menulisnya waktu dalam penjara.
    Maka dari itu, kiranya tidak salah jika seorang wartawan dan penulis dibilang sebagai pahlawan. Pahlawan yang mendatangkan informasi bagi publik dan berani melawan segala bahaya. Baik bahaya dari dalam maupun dari luar.

    Disqus for Teknisi Komputer

    Detik.com

    VIVAnews - POLITIK

    VIVAnews - TEKNOLOGI

    VIVAnews - SPORT

    VIVAnews - BOLA

    VIVAnews - OTOMOTIF

    Pasang Iklan Gratis

    Sex Video Free Porn Porno
    AntispamFight SPAM ANDI KOMPUTER
    - Info LOKER Photobucket blog-indonesia.com Daftar di PayPal, lalu mulai terima pembayaran menggunakan kartu kredit secara instan.
    Free Website Hosting

    make money with your web site

    Buy and Sell text links Click Here!no-minimum.com Share Subscribe

    Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket
    Software Iklan Baris Massal Bisnis 100% Tanpa Modal Wirausaha Online Modal Nol Rupiah Wirausaha Kontak Jodoh Online Kontak Jodoh Iklan Mobil Bekas Online Mobil Bekas Iklan Rumah Online Pasang Iklan Rumah bisnis paling gratis Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal

    vps hosting murah Url Shortner

    Iklan terbaru di Tokobagus.com dalam kategori Perangkat Keras Komputer

    Iklan terbaru di Tokobagus.com dalam kategori Jasa

    MP3

    Widget By: ANDI KOMPUTER

    SABAR YA MASIH LOADING

    LEMOT NIH

    ShareThis

     
    back to top