View Stats

Andi Komputer

Bukan Hacker

Google Search


  • Web
  • Andi Komputer
  • Yahoo!Massenger

    ANDI KOMPUTER

    Muhammad


    AV Antispam Fight SPAM

    Popular Post


    Instalasi Jaringan Warnet Berbasis Win XP ADSL Modem


    Kemampuan untuk melakukan Instalasi dan setting untuk sebuah Warung Internet (Warnet) selama ini dianggap hanya dimiliki oleh mereka yang sudah lama berkecimpung didunia IT Administrator seperti saya misalnya (ga sombong nich!). Dengan mematok biaya yang cukup lumayan mereka bersedia membantu kita dalam membangun sebuah Warnet yang hendaknya akan kita gunakan sebagai Unit Produksi. Ketidaktahuan tentang bagaimana sebuah sistem jaringan dapat berjalan lancar adalah alasan utama kita untuk terus menggunakan tenaga mereka. Pada panduan ini akan dibahas instalasi dan setting untuk sebuah warnet yang memiliki 1 server & 12 client.
    Persiapan Hardware & Software
    Hendaknya sebelum kita melaksanakan instalasi jaringan, terlebih dahulu kita mempersiapkan Hardware & software yang akan digunakan dalam jaringan tersebut. Beberapa langkah persiapan yang diperlukan adalah :
    1.  PC Server, spesifikasi minimal yang disarankan :
    a.  Hardware :
    *  MotherBoard : Kecepatan setara 3.00 Ghz untuk dual Core
    *  Ram : 1 Ghz , lebih tinggi lebih bagus lagi
    *  Harddisk : 160 GB
    *  NIC / LAN Card : 10/100 Mbps
    *  Drive : DVD / CD Writer
    *  Spesifikasi lain : Optional
    b.  Software :
    *  Windows XP SP2
    *  Mozilla Firefox, dll
    *  Billing System
    *  Anti Virus
    2.  PC Client
    a.  Hardware :
    *  MotherBoard  :  Kesepatan setara 2.80 Ghz
    *  Ram  :  512 MB
    *  Harddisk  :  40 Ghz
    *  VGA Card  :  Optional untuk Game
    *  NIC / LAN  :  Optional onboard
    b.  Software :
    *  Windows XP SP2
    *  Browsing Tools :
    1.  Mozilla FireFox (Free)
    2. Opera (Free)
    *  Chatting Tools :
    1.  Yahoo Messenger
    2.  MSN Live Messenger
    3.  MiRC
    4.  ICQ
    *  Game Online, Example:
    1.  Warcraft III
    2.  Ragnarok Online
    3.  Diablo II, dsb
    *  Adobe Reader
    *  WinRar
    *  Anti Virus (PC Media + Clamav)
    *  Winamp, K-Lite
    *  Open Office
    *  Flas Player, Java
    *  Billing System Client, dll.
    3.  Hub / Switch
    Merupakan alat yang digunakan untuk membagi koneksi internet dari PC server ke PC Client. Pilihan antara Hub / Switch ditentukan oleh kemampuan koneksi yang ingin dihasilkan dan tentu saja disesuaikan dengan dana yang yang terseida. Dalam tutorial ini saya menggunakan Switch.
    4.  Modem
    Modem adalah sebuah device yang digunakan sebagai penghubung dari sebuah PC atau jaringan ke Penyedia Layanan Internet (Internet Service Provider / ISP). Penggunaan Modem yang akan di bahas kali ini adalah modem jenis ADSL. Modem jenis ini biasanya digunakan oleh ISP Telkomspeedy. Untuk jenis modem ADSL itu sendiri bisa dipilih berdasarkan kebutuhan. Dalam tutorial ini saya menggunakan modem sanex ADSL yang hanya mempunyai 1 (satu) port saja sebagai Dialup Device. Untuk lebih jelasnya tentang penyetingan Modem ADSL silahkan di search di google
    Sinkronisasi Antara PC Server dan PC Client
    Setelah hubungan antara PC server dan koneksi internet dapat berjalan lancar langkah selanjutnya adalah sinkronisasi antara komputer server dan komputer client. Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan :
    1)  Sinkronisasi Nama Komputer / PC dan Nama Work Group dilakukan dengan cara sebagai berikut :
    a.  Menampilkan Task Control System (Klik kanan icon My Computer  lalu pilih properties)
    b.  Pada Tab Computer Name klik Change untuk mengubah nama komputer dan nama WorkGroup. Nama komputer sebaiknya diurutkan sesuai dengan nomor Clientnya untuk memudahkan kita mengingat masing-masing nama komputer, nama masing-masing PC tidak boleh sama. Namun untuk nama Workgroup harus lah dibuat sama untuk semua Client dan juga Server.
    c.  Setelah nama PC kita ganti langkah selanjutnya adalah mengganti Network ID dengan cara mengeklik Tab Network ID pada task Control System tadi, lebih jelasnya liat keterangan dibawah :
    *  Pada pertanyaan How Do You Use This Computer pilihlah option This Computer is part of a business network kemudian Klik Next.
    *  Pada Option selanjutnya pilihlah Network without a Domain.
    *  Selanjutnya isikan nama WorkGroup sesuai dengan nama WorkGorup yang kita isikan pada waktu mengganti nama PC pada langkah (b) di atas.
    *  Selanjutnya Klik Next dan kemudian Finish. Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai melakukan pergantian Network ID dan lakukan restrat System Operasi / Reboot.
    2)  Sinkronisasi Waktu / Jam dilakukan dengan menempuh langkah sebagai berikut:
    a.  Double klik tampilan jam yang ada pada sudut kiri bawah desktop anda.
    b.  Pilihlah tabs Internet Time => Update Now
    c.  Tunggu beberapa saat hingga terdapat statement berikut : The time has ben succesfully Synchronized.
    d.  Jika yang tampil adalah statement error, maka ulangi klik Update Now hingga berhasil menyamakan waktu PC anda dengan server Windows.
    e.  Jika Update berhasil, namun jam yang ditampilkan tidak sama, maka kesalahan mungkin terjadi pada Time Zone untuk wilayah WIB wilayah waktunya adalah GMT + 07.00 Bangkok, Hanoi, Jakarta sedangkan untuk WITA (Makasssar gue) adalah GMT+08.00 Perth dan WIT dengan GMT + 09.00 Seoul.
    Internet Connection Sharing (ICS)
    Sampai dengan tahap ini PC yang terkoneksi keinternet hanyalan PC server saja. Untuk memberikan akses bagi PC client agar mempunyai akses ke internet kita perlu mengaktifkan Internet Connection Sharing yang kita miliki pada PC server. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
    1)  Buka Jendela Network Connection yang terdapat pada Control Panel. Lalu klik kanan pada Koneksi aktif kita ke internet lalu pilih Properties
    2)  Pada tabs Advanced aktifkan option Allow other network users to connect through this computer’s Interne Connection.
    3)  Setelah Koneksi Internet berhasil di sharing maka akan muncul 2 buah macam koneksi. Sebaiknya ganti nama masing-masing koneksi tersebut agar mudah membedakan antara koneksi yang terhubung ke Modem dengan Koneksi yang terhubung ke Switch dengan cara me-rename masing-masing koneksi tersebut.
    4)  Jika kita buka properties pada koneksi yang terhubung ke Switch, pada tabs support terdapat alamat IP yang akan menjadi default Gateway bagi PC Client yang akan terhubung melalui PC Server (192.168.0.1).
    Network Setup
    Langkah-langkah yang kita lakukan tadi hanyalah untuk memberikan izin bagi PC Client agar dapat mengakses Internet. Untuk mengaktifkan Izin tersebut dilakukan dengan cara mensetup Network / Jaringan yang kita miliki. Langkah pengerjaannya adalah sebagai berikut :
    1)  Buka Network Setup Wizard yang terdapat pada Control Panel. Lalu lakukan langkah seperti pada gambar. (pastikan Koneksi ke internet dalam keadaan hidup).
    2)  Pada pilihan select a Connection Method pilih yang Connect Directly to the Internet untuk PC server dan bila melakukan settingan pada PC Client plihlah Option Connect to the internet through a residental gateway.
    3)  Option Berikut meminta kita menentukan koneksi yang mana yang akan kita gunakan untuk melakukan dial-up ke Internet. Pilihlah koneksi yang tersambung ke Modem. Pilihan ini tidak ada pada saat kita melakukan setting di PC Client.
    4)  Isikan Computer Name sesuai dengan nama yang telah kita berikan tadi, lalu isikan Computer Description jika anda inginkan (Optional / tidak diisi tidak berpengaruh).
    5)  Nama Workgroup sesuai dengan nama yang telah kita tentukan sebelumnya. Perlu saya ingatkan kembali bahwa nama workgroup sebaiknya sama untuk semua komputer agar langkah setting lebih mudah.
    6)  Pilihlah option Turn On File and Printing Sharing pada task selanjutnya.
    7)  Setelah settingan pada jendela log kita anggap benar klik next untuk menjalankan / Mengaktifkan settingan yang telah kita buat tadi.
    8)  Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai menyesuaikan dengan settingan barunya
    9)  Pilih option just finish wizard, lalu klik Next = > Finish. Biasanya PC akan otomatis reboot setelah menyelesaikan prosedur tadi.
    Langkah yang sama kita lakukan pada semua PC Client. Perbedaan cara setting antara PC
    Server dan PC Client hanyalah terletak pada point 2 dan point 3.
    Setelah menyelesaikan langkah settingan tersebut pada PC Client lakukanlah pengetesan koneksi dengan cara yang sama dengan PC Server, yaitu mengunjungi alamat situs yang mudah di Loading dan mengetes kecepatan koneksi. Bila koneksi yang ada dirasa terlalu lambat silahkan lakukan pengecekan pada settingan Network tadi apakah ada Options yang salah atau tidak, dan juga lakukan pengecekan pada koneksi perkabelan apakah suda terposisikan dengan baik atau belum.
    Sampai dengan langkah ini semua PC Client bisa terhubung dengan bebas ke Internet selama PC Server menghidupkan Koneksinya. Untuk membatasi penggunaan pada PC Client adal beberapa pilihan. Yang pertama adalah membuat list user dari Computer Client, user mana yang mempunyai hak untuk mengakses internet yang mana yang tidak diizinkan untuk mengaksesnya. Settingan tersebut biasanya digunakan di perkantoran. Sedangkan untuk warnet, pembatasan akses biasanya dilakukan dengan menginstalkan program billing pada C Server dan PC Client. Untuk produk billing dalam negeri sudah terdapat beberapa pengembang program diantaranya adalah www.billingexplorer.com dan www.indobilling.com untuk keperluan setting billing ini silahkan menghubungi pengembangnya masing-masing.
    http://zoelfikar.wordpress.com/2009/05/14/instalasi-jaringan-warnet-berbasis-win-xp-adsl-modem/

    Google Friend Connect

    Forum Teknisi Komputer

    Forum

    Free forum hosting Free forum hosting Free forum hosting
    Komunitas Blogger Indonesia
    ANDI KOMPUTER

    Gabung dalam komunitas MBL-OB [ View | Join ]

    Logo Blogger Indonesia
    100 Blog Indonesia Terbaik

    Kaskus Comunnity

    Translate

    Google Translate
    Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese
    English French German Spain Italian Dutch

    Komentar Facebook

    Facebook

    Vote

    Pendapat Kalian Tentang Blog Saya ?

    EBOOK GRATIS

    FREE EBOOK FREE EBOOK

    FreeDownload

    brother news rss

    BrotherSoft Editor's Blog

    Free software download,Over 60000 software free downloads

    update_software shareware freeware adware software downloads

    Softpedia - Windows - All

    Softpedia - Drivers - All

    Softpedia - Games - All

    Xbox.com Dan PC Games Dan Games Dan Release date

    Laptop Software

    We can check your plugins and stuff

    berryindo

    BerryIndo.com

    Info Lowongan Kerja

    jobs @ JobStreet.com

    Keterangan : Barang Yang Sudah Dibeli Tidak Dapat Ditukar Atau Dikembalikan, Sebelum Service Periksa Terdahulu Barang-Barang Dengan Benar Dan Teliti,Apabila Terjadi Sesuatu Yang Tidak Diinginkan YATI KOMPUTER Tidak Bertanggung Jawab.

    Tehniksi Komputer. Diberdayakan oleh Blogger.

    Jasa Pasang Iklan Baris Massal!!!

    Jasa Pasang Iklan Baris Massal!!!

    Jasa Pasang Iklan Baris Massal!!!

    Facebook

    translate

    Select a text on the page and get translation from Google Translate!

    Google Translate Client

    Instalasi Jaringan Warnet Berbasis Win XP ADSL Modem


    Kemampuan untuk melakukan Instalasi dan setting untuk sebuah Warung Internet (Warnet) selama ini dianggap hanya dimiliki oleh mereka yang sudah lama berkecimpung didunia IT Administrator seperti saya misalnya (ga sombong nich!). Dengan mematok biaya yang cukup lumayan mereka bersedia membantu kita dalam membangun sebuah Warnet yang hendaknya akan kita gunakan sebagai Unit Produksi. Ketidaktahuan tentang bagaimana sebuah sistem jaringan dapat berjalan lancar adalah alasan utama kita untuk terus menggunakan tenaga mereka. Pada panduan ini akan dibahas instalasi dan setting untuk sebuah warnet yang memiliki 1 server & 12 client.
    Persiapan Hardware & Software
    Hendaknya sebelum kita melaksanakan instalasi jaringan, terlebih dahulu kita mempersiapkan Hardware & software yang akan digunakan dalam jaringan tersebut. Beberapa langkah persiapan yang diperlukan adalah :
    1.  PC Server, spesifikasi minimal yang disarankan :
    a.  Hardware :
    *  MotherBoard : Kecepatan setara 3.00 Ghz untuk dual Core
    *  Ram : 1 Ghz , lebih tinggi lebih bagus lagi
    *  Harddisk : 160 GB
    *  NIC / LAN Card : 10/100 Mbps
    *  Drive : DVD / CD Writer
    *  Spesifikasi lain : Optional
    b.  Software :
    *  Windows XP SP2
    *  Mozilla Firefox, dll
    *  Billing System
    *  Anti Virus
    2.  PC Client
    a.  Hardware :
    *  MotherBoard  :  Kesepatan setara 2.80 Ghz
    *  Ram  :  512 MB
    *  Harddisk  :  40 Ghz
    *  VGA Card  :  Optional untuk Game
    *  NIC / LAN  :  Optional onboard
    b.  Software :
    *  Windows XP SP2
    *  Browsing Tools :
    1.  Mozilla FireFox (Free)
    2. Opera (Free)
    *  Chatting Tools :
    1.  Yahoo Messenger
    2.  MSN Live Messenger
    3.  MiRC
    4.  ICQ
    *  Game Online, Example:
    1.  Warcraft III
    2.  Ragnarok Online
    3.  Diablo II, dsb
    *  Adobe Reader
    *  WinRar
    *  Anti Virus (PC Media + Clamav)
    *  Winamp, K-Lite
    *  Open Office
    *  Flas Player, Java
    *  Billing System Client, dll.
    3.  Hub / Switch
    Merupakan alat yang digunakan untuk membagi koneksi internet dari PC server ke PC Client. Pilihan antara Hub / Switch ditentukan oleh kemampuan koneksi yang ingin dihasilkan dan tentu saja disesuaikan dengan dana yang yang terseida. Dalam tutorial ini saya menggunakan Switch.
    4.  Modem
    Modem adalah sebuah device yang digunakan sebagai penghubung dari sebuah PC atau jaringan ke Penyedia Layanan Internet (Internet Service Provider / ISP). Penggunaan Modem yang akan di bahas kali ini adalah modem jenis ADSL. Modem jenis ini biasanya digunakan oleh ISP Telkomspeedy. Untuk jenis modem ADSL itu sendiri bisa dipilih berdasarkan kebutuhan. Dalam tutorial ini saya menggunakan modem sanex ADSL yang hanya mempunyai 1 (satu) port saja sebagai Dialup Device. Untuk lebih jelasnya tentang penyetingan Modem ADSL silahkan di search di google
    Sinkronisasi Antara PC Server dan PC Client
    Setelah hubungan antara PC server dan koneksi internet dapat berjalan lancar langkah selanjutnya adalah sinkronisasi antara komputer server dan komputer client. Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan :
    1)  Sinkronisasi Nama Komputer / PC dan Nama Work Group dilakukan dengan cara sebagai berikut :
    a.  Menampilkan Task Control System (Klik kanan icon My Computer  lalu pilih properties)
    b.  Pada Tab Computer Name klik Change untuk mengubah nama komputer dan nama WorkGroup. Nama komputer sebaiknya diurutkan sesuai dengan nomor Clientnya untuk memudahkan kita mengingat masing-masing nama komputer, nama masing-masing PC tidak boleh sama. Namun untuk nama Workgroup harus lah dibuat sama untuk semua Client dan juga Server.
    c.  Setelah nama PC kita ganti langkah selanjutnya adalah mengganti Network ID dengan cara mengeklik Tab Network ID pada task Control System tadi, lebih jelasnya liat keterangan dibawah :
    *  Pada pertanyaan How Do You Use This Computer pilihlah option This Computer is part of a business network kemudian Klik Next.
    *  Pada Option selanjutnya pilihlah Network without a Domain.
    *  Selanjutnya isikan nama WorkGroup sesuai dengan nama WorkGorup yang kita isikan pada waktu mengganti nama PC pada langkah (b) di atas.
    *  Selanjutnya Klik Next dan kemudian Finish. Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai melakukan pergantian Network ID dan lakukan restrat System Operasi / Reboot.
    2)  Sinkronisasi Waktu / Jam dilakukan dengan menempuh langkah sebagai berikut:
    a.  Double klik tampilan jam yang ada pada sudut kiri bawah desktop anda.
    b.  Pilihlah tabs Internet Time => Update Now
    c.  Tunggu beberapa saat hingga terdapat statement berikut : The time has ben succesfully Synchronized.
    d.  Jika yang tampil adalah statement error, maka ulangi klik Update Now hingga berhasil menyamakan waktu PC anda dengan server Windows.
    e.  Jika Update berhasil, namun jam yang ditampilkan tidak sama, maka kesalahan mungkin terjadi pada Time Zone untuk wilayah WIB wilayah waktunya adalah GMT + 07.00 Bangkok, Hanoi, Jakarta sedangkan untuk WITA (Makasssar gue) adalah GMT+08.00 Perth dan WIT dengan GMT + 09.00 Seoul.
    Internet Connection Sharing (ICS)
    Sampai dengan tahap ini PC yang terkoneksi keinternet hanyalan PC server saja. Untuk memberikan akses bagi PC client agar mempunyai akses ke internet kita perlu mengaktifkan Internet Connection Sharing yang kita miliki pada PC server. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
    1)  Buka Jendela Network Connection yang terdapat pada Control Panel. Lalu klik kanan pada Koneksi aktif kita ke internet lalu pilih Properties
    2)  Pada tabs Advanced aktifkan option Allow other network users to connect through this computer’s Interne Connection.
    3)  Setelah Koneksi Internet berhasil di sharing maka akan muncul 2 buah macam koneksi. Sebaiknya ganti nama masing-masing koneksi tersebut agar mudah membedakan antara koneksi yang terhubung ke Modem dengan Koneksi yang terhubung ke Switch dengan cara me-rename masing-masing koneksi tersebut.
    4)  Jika kita buka properties pada koneksi yang terhubung ke Switch, pada tabs support terdapat alamat IP yang akan menjadi default Gateway bagi PC Client yang akan terhubung melalui PC Server (192.168.0.1).
    Network Setup
    Langkah-langkah yang kita lakukan tadi hanyalah untuk memberikan izin bagi PC Client agar dapat mengakses Internet. Untuk mengaktifkan Izin tersebut dilakukan dengan cara mensetup Network / Jaringan yang kita miliki. Langkah pengerjaannya adalah sebagai berikut :
    1)  Buka Network Setup Wizard yang terdapat pada Control Panel. Lalu lakukan langkah seperti pada gambar. (pastikan Koneksi ke internet dalam keadaan hidup).
    2)  Pada pilihan select a Connection Method pilih yang Connect Directly to the Internet untuk PC server dan bila melakukan settingan pada PC Client plihlah Option Connect to the internet through a residental gateway.
    3)  Option Berikut meminta kita menentukan koneksi yang mana yang akan kita gunakan untuk melakukan dial-up ke Internet. Pilihlah koneksi yang tersambung ke Modem. Pilihan ini tidak ada pada saat kita melakukan setting di PC Client.
    4)  Isikan Computer Name sesuai dengan nama yang telah kita berikan tadi, lalu isikan Computer Description jika anda inginkan (Optional / tidak diisi tidak berpengaruh).
    5)  Nama Workgroup sesuai dengan nama yang telah kita tentukan sebelumnya. Perlu saya ingatkan kembali bahwa nama workgroup sebaiknya sama untuk semua komputer agar langkah setting lebih mudah.
    6)  Pilihlah option Turn On File and Printing Sharing pada task selanjutnya.
    7)  Setelah settingan pada jendela log kita anggap benar klik next untuk menjalankan / Mengaktifkan settingan yang telah kita buat tadi.
    8)  Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai menyesuaikan dengan settingan barunya
    9)  Pilih option just finish wizard, lalu klik Next = > Finish. Biasanya PC akan otomatis reboot setelah menyelesaikan prosedur tadi.
    Langkah yang sama kita lakukan pada semua PC Client. Perbedaan cara setting antara PC
    Server dan PC Client hanyalah terletak pada point 2 dan point 3.
    Setelah menyelesaikan langkah settingan tersebut pada PC Client lakukanlah pengetesan koneksi dengan cara yang sama dengan PC Server, yaitu mengunjungi alamat situs yang mudah di Loading dan mengetes kecepatan koneksi. Bila koneksi yang ada dirasa terlalu lambat silahkan lakukan pengecekan pada settingan Network tadi apakah ada Options yang salah atau tidak, dan juga lakukan pengecekan pada koneksi perkabelan apakah suda terposisikan dengan baik atau belum.
    Sampai dengan langkah ini semua PC Client bisa terhubung dengan bebas ke Internet selama PC Server menghidupkan Koneksinya. Untuk membatasi penggunaan pada PC Client adal beberapa pilihan. Yang pertama adalah membuat list user dari Computer Client, user mana yang mempunyai hak untuk mengakses internet yang mana yang tidak diizinkan untuk mengaksesnya. Settingan tersebut biasanya digunakan di perkantoran. Sedangkan untuk warnet, pembatasan akses biasanya dilakukan dengan menginstalkan program billing pada C Server dan PC Client. Untuk produk billing dalam negeri sudah terdapat beberapa pengembang program diantaranya adalah www.billingexplorer.com dan www.indobilling.com untuk keperluan setting billing ini silahkan menghubungi pengembangnya masing-masing.
    http://zoelfikar.wordpress.com/2009/05/14/instalasi-jaringan-warnet-berbasis-win-xp-adsl-modem/

    Disqus for Teknisi Komputer

    Detik.com

    VIVAnews - POLITIK

    VIVAnews - TEKNOLOGI

    VIVAnews - SPORT

    VIVAnews - BOLA

    VIVAnews - OTOMOTIF

    Pasang Iklan Gratis

    Sex Video Free Porn Porno
    AntispamFight SPAM ANDI KOMPUTER
    - Info LOKER Photobucket blog-indonesia.com Daftar di PayPal, lalu mulai terima pembayaran menggunakan kartu kredit secara instan.
    Free Website Hosting

    make money with your web site

    Buy and Sell text links Click Here!no-minimum.com Share Subscribe

    Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket
    Software Iklan Baris Massal Bisnis 100% Tanpa Modal Wirausaha Online Modal Nol Rupiah Wirausaha Kontak Jodoh Online Kontak Jodoh Iklan Mobil Bekas Online Mobil Bekas Iklan Rumah Online Pasang Iklan Rumah bisnis paling gratis Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal

    vps hosting murah Url Shortner

    Iklan terbaru di Tokobagus.com dalam kategori Perangkat Keras Komputer

    Iklan terbaru di Tokobagus.com dalam kategori Jasa

    MP3

    Widget By: ANDI KOMPUTER

    SABAR YA MASIH LOADING

    LEMOT NIH

    ShareThis

     
    back to top